Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Tambang Garam Tertua Di Dunia Ada Di Azerbaijan



Para arkeolog baru-baru ini menyediakan bukti bahwa deposit garam Duzdagi yang berlokasi di Lembah Araxes di Azerbaijan sudah mulai dieksploitasi semenjak abad ke-5 SM. Oleh sebab itu lokasi tersebut merupakantambang garam tertuayang pernah diketahui hingga saat ini dan sudah dibuktikan.


Lebih lagi, para penelitidikejutkan oleh produksi garam intensif yang dilakukan di tambang ini setidaknyapada tahun 3500 SM.Studi ini yang pelaksanaannya berkolaborasi denganAzerbaijan National Academy of Sciencesakan membantu menguraikan bagaimana peradaban-peradaban kompleks pertama yang muncul antara 4500 SM dan 3500 SM di Kaukasus terorganisir.

Demikian seperti yang dilansir oleh ScienceDaily.Nilai simbolis serta ekonomis garam pada zaman kuno dan pertengahan sudah sangat dikenal. Penemuan-penemuan terakhir menunjukkan bahwa garam mungkin memainkan peran penting dalam masyarakat protosejarah atau masyarakat yang ada sebelum kemunculan tulisan.

Bagaimana garam diambil? Dua teknik yang biasa digunakan didasarkan pada ekstrasi bongkahan garam atau deposit sedimenyang mengandung konsentrasi tinggi garam yang dapat dimakan, dan kumpulan garam yang dikeringkan oleh matahari di rawa-rawa garam.

Pengetahuan teknik-teknik ini yang digunakan dahulu kala untuk mengeksploitasi material mentah seperti garam, obsidian, atau tembaga, memungkinkan para arkeolog untuk mendeduksi informasi penting mengenaikebutuhan dan tingkat kompleksitas masyarakat-masyarakat kuno.

Kami menerima penerbitan content placement pemasangan content placement untuk jangka pendek dengan minimal satu kali mengirim content placement, dan menerima kerjasama jangka panjang yang anda inginkan, dengan harga yang cukup terjangkau bahkan bisa dibilang sangat murah.

Di daerah Kaukasus, telusuran pertama eksploitasi intensif bongkahan garam muncul ketikamasyarakat protosejarah mengalami perubahan besar ekonomi dan teknologi, khususnya yang menyangkut pengembangan metalurgi tembaga untuk pertama kalinya.Untuk memahami interaksi-interaksi ini, peneliti CNRS Catherine Marro beserta timnya mengeksplorasi lembah Araxes (Turki, Iran, Azerbaijan) selama sepuluh tahun terakhir.

Para arkeolog terlebih khusus memfokaskan pada tambang garam Duzdagi yang berlokasi di Azerbaijan, lebih khusus lagi di sebelah Jalur Sutra zaman pertengahan yang menghubungkan Tabriz (di barat laut Iran) dengan Konstantinopel.

Hingga saat ini, penelusuran-penelusuran eksploitasi deposit ini, yang masih beroperasi, diketahui mulai dari abad ke-2 SM. Penanggalan ini didasarkan pada penemuan tak terduga di tahun 1970an dari sebuah runtuhan serambi kuno yang berisikan sisa jasad empat pekerja yang terkubur bersama peralatan mereka.

Pada tahun 2008, satu tim Azerbaijan-Perancis yang dipimpin oleh Marro dan koleganya Veli Baxsaliyev memulai eksplorasi sistematis tambang Duzdagi. Tim tersebut kemudian membuat inventaris sejumlah besar peninggalan-peninggalan (peralatan, keramik, dll.), yang tertua berasal dari tahun 4500 SM. Ini merupakan yang pertama kalinya artifak-artifak tersebut dari periode ini ditemukan dalam jumlah besar di sebuah tambang garam.

Oleh karena itu para peneliti bisa menunjukkan bahwa eksploitasi tambang garam ini sudah berlangsung sangat lama, setidaknya dimulai pada abad kelima SM. Dengan demikian Duzdagi merupakan tambang garam tertua yang diketahui hingga saat ini.Satu lagi fakta yang mengagumkan ialah bahwa banyaknya artifak-artifak berasal dari awal Zaman Perunggu mengindikasikan bahwa tambang Duzdgisecara intensif dieksploitasi sejak abad ke-4 SM.

Ratusan beliung dan palu nyatanya ditemukan di dekat pintu-pintu masuk terowongan-terowongan yang runtuh. Banyaknya pecahan-pecahan keramik tanah liat yang ditemukan dekat lokasi tersebut yang secara spesifik merupakan bagian kebudayaan yang dikenal sebagai "Kuro-Araxes", memungkinkan para peneliti untuk mencari tahu usia artifak-artifak arkeologi ini.

Distribusi spasial serta kronologisnya dianalisa dengan sistem informasi geografis yang menggabungkan foto-foto satelit, foto-foto udara yang diambil dengan layang-layang serta pemetaan artifak-artifak dengan DGPS, alat sejenis GPS (Global Positioning System). Ekstraksi intensif seperti itu mengindikasikan bahwa garam dari Duzdagi tidak terbataspada pemakaian lokal oleh komunitas-komunitas kecil yang swadaya.

Tak diragukan lagi pendistribusiannya dilakukan dalam kerangka ekonomi yangmasih belum bisa diketahui, ke tujuan-tujuan yang lebih jauh. Lebih lagi, nampaknya garam yang diekstraksi tersebut tak hanya dapat diakses oleh komunitas-komunitas di Lembah Araxes.Eksploitasinya sejak abad ke-5 SM sepertinya merupakan hak istimewa kelompok-kelompok terkemuka tertentu.Penemuan ini menimbulkan banyak pertanyaan.

Jadilah agen iklan kami hasilkan jutaan rupiah selamanya, Kami sedang mencari agen periklanan ini disetiap desa atau kelurahan di seluruh Indonesia, yang mau bekerja secara partime atau paruh waktu baik melalui online maupun nyata, dan ini tidak terikat target khusus.

Siapa dan untuk apa garam itu diperuntukkan pada abad ke-5 dan ke-4 SM? Bagaimana komunitas yang mengeksploitasi deposit-deposit ini diorganisir? Apa hubungan ekonomi danpolitik antara tempat-tempat regional (perkampungan, tempat-tempat kerja dan tambang-tambang), dan lain sebagainya?

Untuk mencari sebagian jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut, para arkeolog berharap dalam waktu dekat ini bisa menggali terowongan-terowongan yangruntuh tersebut yang meliputi lebih dari 6 km2. Penemuan ini dipublikasikan di jurnal TUBA-ARtanggal 1 Desember 2010.

close
Jadi Agen Iklan